Semburat cahaya di ufuk timur. Menghiasi cakrawala alam yang masih diselubungi embun penyejuk jiwa. Keindahan yang tak bisa ditukar dengan apapun. Sungguh keindahan pagi penggambar akan sebagian kekuasaan tuhan yang tak tertandingi. Al hamdulillah hari ini kita masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya pagi dan yang lebih utama kita diberi kesempatan untuk menghirup O² yang berlimpah ruah di bumi ini tanpa dipungut biaya sepeserpun. Patutlah kita bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan! Maka Nikmat Tuhan Kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Musim gugur akan selalu indah baginya. Dimana ia bisa merasakan indahnya daun yang berguguran. Kesejukan menyeruak dalam hirupan. Ketenangan jiwa yang menyelimuti terasa tak ada beban yang diemban. Musim ini akan selalu menjadi bagian terpenting bagi Alya. Bongkahan kenangan yang membuatnya lebih baik terdapat dalam musim ini. Alya Min Ho adalah mahasiswa di Universitas Hanguk. Ia bertempat tinggal di Seoul bagian Selatan. Gadis berambut hitam legam dan memiliki warna lensa biru ini merupakan darah campuran antara Indonesia dan korea. Ibunya berasal dari Jakarta, Indonesia. Sedangkan ayahnya memang asli orang Seoul,Korea. Hampir dua tahun ia tingal di Korea. Seoul kota yang ia pilih untuk berhijrah dari Indonesia. Tempat ini terkenal dengan keindahan musim gugurnya. Disamping itu ia ingin lebih dekat dengan ayahnya yang bernama Park Min Ho. Sebenarnya ia sangat senang tinggal di Indonesia, bahkan ia tidak ingin meninggalkan tempat kelahirannya. Alya bangga terhadap negeri bak tana...
Komentar
Posting Komentar